Menikmati Wisata dan Budaya Kabupaten Pamekasan - Bagian 1

17.53.00 Moch Ristra Mahardinata 0 Comments


Pada postingan ini saya ingin berbagi cerita mengunjungi kabupaten Pamekasan yang ada di Pulau Garam alias Pulau Madura. Sebelum pekan UTS teman saya yang anak asli Madura bilang bahwa akan diadakan lomba karapan sapi yang merupakan budaya asli dari Madura. Event ini hanya sekali dalam setahun jadi sayang dong kalo dilewatkan haha. Singkatnya hari Sabtu tanggal 29 Oktober kemarin berangkat dari Surabaya dan tentu naik motor. Oh yah yang ikut ke Pamekasan ini ada 4 orang termasuk saya dan bayangin aja semalam sebelumnya yaitu Jumat malam baru sampai Surabaya setelah naik gunung di kota Batu, sabtu pagi jam 7 langsung berangkat ke kos yang lain dan jam 8 berangkat ke Pamekasan jelas saja butuh perjuangan yang cukup berat dengan badan yang masih capek semua.
Perjalanan dari Surabaya ke Pamekasan kami tempuh sekitar 3 jam. Kata temen saya sih ini termasuk pelan, dia kalo pulang kampung bisa Cuma sekitar 2 jam. Untuk ke Pulau Madura tentunya lewat Jembatan Suramadu karena ini akses terdekat daripada menyeberang naik kapal feri. Waktu perjalanan meskipun jalanan sepi tapi cuaca lumayan panas yang notabene merupakan ciri khas pulau garam ini. Jalan sepi dengan pemandangan sisi kanan pesisir laut dan sisi kiri merupakan bukit.
Jembatan Suramadu
Perjalanan 2 motor
Sekitar jam 11 kami sampai di rumah temen yang letaknya di pinggiran kota cuma sekedar meletakkan tas dan langsung berangkat ke alun-alun karena ada info lagi ada karnaval hari jadi Kab.Pamekasan. Sekitar 10 menit sudah sampai di kota tapi karena karnaval dimulai dari pagi hari alhasil kami hanya liat bagian akhirnya yang Cuma ada beberapa rombongan karnaval aja. Karnaval ini menampilkan budaya dan kesenian dari suku Madura. Para peserta merupakan pelajar dari berbagai sekolah dan juga berbagai instansi dari Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Sekitar 30 menit kami liat karnaval ini sampai rombongan terakhir lewat.
Karnaval Pamekasan
Kemudian kami lanjutkan ke event lain yaitu Festival Sapi Sonok. Festival ini merupakan rangkaian event sebelum event karapan sapi hari Minggu esoknya. Dari alun-alun langsung menuju stadion yang digunakan untuk acaranya. Sesuai namanya event ini lomba untuk sapi. Para sapi betina dilombakan kecantikan dan keanggunannya saat berjalan. Jadi wajar aja para sapi dipasangin berbagai aksesoris yang cantik.
Festival Sapi Sonok
Puas liat festival yang cukup rame, tentu kami harus isi perut karena belum makan siang. Temen saya rekomendasi makanan khas disana namanya Kaldu. Saya kira ini makanan apa ternyata ini bisa dibilang mirip dengan Kikil yang ada di Surabaya. Rasa dan isinya itu sama yaitu bagian dari kaki sapi, makannya pun dilengkapi dengan lontong.
Kaldu Kikil
Kaldu yang Kami Pesan
Kami sempat berkeliling kota sampai sore hari yang kemudian balik kerumah temen tadi buat sekedar istirahat dan mandi. Enaknya ada temen di kota lain ya gini ada tempat numpang tidur atau bahkan bisa numpang makan. Buktinya dirumah ini saya disuguhi dengan makanan khas dari Madura yaitu Campur Lorjuk. Makanan berkuah ini bahan utamanya adalah kerang Lorjuk yang ada banyak disini dilengkapi dengan keripik. Untuk rasa saya gabisa gambarin gimana karena belum ada makanan yang rasanya mirip ini yang jelas enak rasanya hahaha.
Campur Lorjuk
Malam minggunya kami putuskan untuk ke Api Tak Kunjung Padam. Lokasinya ini dekat perbatasan antara Kabupaten Sampang dan Pamekasan. dari kota ditempuh sekitar 15-20 menit. Tempat ini terdapat sebuah spot yang di tanahnya muncul api secara terus menerus maka dari itu dinamakan Api Tak Kunjung Padam atau Api Abadi. Kata temen saya sih apinya sekarang cukup kecil ditutupi dengan tanah biar tidak terlalu membahayakan. Lokasinya cukup ramai dikunjungi orang yang sedang wisata di Madura dan di sekitar titik api banyak yang jual jagung karena bisa langsung bakar jagungnya di apinya.
Api Tak Kunjung Padam
Puas main api *eh kami balik lagi ke alun-alun. Disini kami hanya menghabiskan waktu dengan menikmati suasana malam Pamekasan dengan ngopi+nyusu di pinggir jalan. Kebetulan dengan hari jadi kota maka di sekitar alun-alun ini akan ramai dengan segala event untuk beberapa hari. Tak lupa kami juga mampir ke gedung Karesidenan Kab.Pamekasan. gedung ini sepertinya gedung serba guna dan terbuka untuk umum dengan lapangan yang luas jadi dapat dimanfaatkan untuk sekedar nongkrong. Sekitar jam 11 kami balik kerumah untuk istirahat.
Gedung Karesidenan

bersambung ke bagian 2

You Might Also Like

0 komentar: