Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Memetik Pelajaran Hidup dari Film 3 Idiots


ALL IZ WELL . . . 
ALL IZ WELL . . . 
ALL IZ WELL . . .

Mungkin banyak yang tau darimana kalimat diatas berasal, Yap kalimat tersebut sering terdegar di film "3 Idiots". Salah satu film dari Bollywood dan memang ini film sudah cukup lama sekitar tahun 2009. Film ini memiliki makna dibalik joget-nyanyi ala khas film Indianya hahaha.
Film 3 Idiots
Sekedar info buat yang belum pernah nonton ini, film ini menceritakan tentang 3 orang sahabat yang bertemu di suatu kampus teknik di India. 3 orang ini mempunyai banyak perbedaan tapi hal itu tidak menjadi halangan mereka untuk bersahabat. Ketiganya bernama Rancho, Raju dan Farhan.

“Idiot” pertama, Rancho ini adalah seorang mahasiswa yang sangat cerdas bahkan bisa dibilang jenius. Selalu peringkat pertama dan di awal film diceritakan kalo Rancho ini dari keluarga kaya tapi di ending film ternyata dia hanya anak tukang kebun yang disekolahkan majikannya yang kaya tersebut.

“Idiot” kedua yaitu Raju ini seorang mahasiswa dari keluarga miskin dengan passion di bidang teknik tapi selalu dapat peringkat terakhir. Di keluarganya Raju diharapkan akan menjadi tulang punggung keluarga setelah lulus.

“Idiot” terakhir adalah Farhan. Dari keluarga sederhana yang bisa dibilang nyasar kuliah di teknik karena pada dasarnya minatnya adalah di fotografi. Namun dengan alasan hanya ingin mengikuti apa kata ayahnya akhirnya Farhan ini masuk ke kampus teknik.
Farhan - Rancho - Raju
Oke cukup segitu aja spoiler filmnya silahkan tonton sendiri kalo belum hehe

Terakhir nonton ini yaitu pas kelas XII SMK, waktu itu masih belum terlalu mengerti makna film ini sih cuma ngerti bagian komedinya. Tapi di akhir semester tujuh ini setelah saya nonton kembali saya langsung mengerti makna film ini yang cukup banyak.

Di kampus semua berasal dari daerah dan latar belakang yang berbeda, hal itu jangan sampai menjadi pembatas kalian untuk bergaul, berteman bahkan bersahabat dengan siapapun. Tentu saja lakukan hal positif jangan hal yang bertolak belakang.

Dalam film menceritakan kalo nilai akhir secara akademis tidak mutlak menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang. Intinya adalah bahwa proses lah yang membentuk karakter diri seseorang dan jangan hanya melihat hasil akhir seperti misalnya IPK yang tinggi. Pengalaman pribadi saja sih dulu di semester awal saya sangat ambisius memperoleh IPK tinggi. Namun saya tersadar bahwa tidak hanya IPK di bidang akademis yang menjadi faktor sukses di masa depan, tapi juga bagaimana menempa diri ini di bidang non akademis seperti soft skill dan self character. Dari situ pula saya akhirnya bisa memperoleh salah satu beasiswa nasional yang cukup bergengsi padahal dari IPK saya masih cukup jauh dari teman-teman saya.

Dan satu lagi yang saya mengerti dari film 3 Idiots ini yaitu Love what you do and Do what you love. Kerja dengan gaji tinggi tapi setiap hari membuat pikiran stres tentu berbeda dengan pekerjaan dengan penghasilan secukupnya namun memberikan kebahagiaan secara batin. Semua itu adalah pilihan kita sendiri. Seperti kutipan dalam film tersebut yaitu “Jadikanlah hobimu menjadi pekerjaanmu, maka bekerja menjadi seperti bermain”.

Sebenarnya masih banyak sih pelajaran hidup yang bisa diambil dari film ini, tapi menurut saya 3 poin diatas adalah yang paling penting untuk saya saat ini atau di waktu yang akan datang.

Memang kita harus mengalami suatu peristiwa agar kita dapat mengerti apa yang diceritakan atau dialami oleh orang lain. Dan hal itu akhirnya akan membuat kita bersyukur pada Tuhan YME bahwa kita masih diberi kesempatan untuk memperoleh pengalaman hidup seperti itu.

ALL IZ WELL . . . 
ALL IZ WELL . . . 
ALL IZ WELL . . .