Tampilkan postingan dengan label sapi sonok. Tampilkan semua postingan

Festival Sapi Sonok, Potret Keanggunan Sapi Madura

Ini merupakan cerita detail waktu saya main ke Kabupaten Pamekasan, Madura. Tepatnya hari Sabtu tanggal 29 Oktober lalu setelah saya dan temen-temen baru sampai Pamekasan, langsung menuju ke Stadion R.Soenarto Hadiwidjojo yang merupakan tempat perhelatan festival sapi sonok. Festival sapi sonok ini merupakan salah satu budaya yang ada di Pulau Garam Madura.
Stadion Lokasi Festival
Panggung Acara
Festival adu kecantikan antar sapi betina
Yup festival ini termasuk rangkaian event sebelum acara puncak yaitu lomba karapan sapi dan biasanya diadakan sehari sebelum karapan sapi. Seperti event tahunan pada umumnya yang jelas isi stadion ini penuh dengan masyarakat yang ingin melihat festival sapi sonok tingkat Madura.
Peserta Sapi Sonok
Berdandan dengan Aksesoris
Festival sapi sonok ini sendiri berbeda dengan karapan sapi yang beradu kecepatan untuk sampai garis finish terlebih dahulu, sapi sonok ini yang digunakan adalah sapi betina dan yang dinilai adalah kecantikan sapi serta kekompakan langkah kaki menuju garis finish.
Latihan
Garis Start
Di dalam stadion ada wilayah khusus tempat para sapi ini sebelum tampil. Para sapi didandani dengan banyak aksesoris untuk mempercantik penampilan. Para peserta merupakan sapi-sapi pilihan dari berbagai penjuru Madura yang secara khusus dihias dan dirawat oleh pemiliknya. Dari info yang saya dapat harga sapi sonok ini berkisar puluhan juta. Sebelum mengikuti festival ini para pemilik sudah memesan aksesoris yang akan dipakai sapi. Bahannya ada yang dari perak bahkan emas. Satu set aksesoris yang dipakai sapi ini bisa mencapai 5 juta rupiah.
Pawang di Belakang Sapi
Garis Finish
Pawang yang Ikut Menari
Yang paling anggun dan kompak yang menang
Teknis perlombaan sebenarnya cukup sederhana yaitu dalam satu babak akan ada tiga pasang sapi yang berlomba. Dari garis start sapi diharuskan berjalan dengan anggun dan kompak antara sapi kanan dan sapi kiri. Di belakang sapi terdapat pawang atau pelatih yang mengendalikan sapi dengan tali. Pada saat sapi berjalan akan ada iringan musik sehingga pawang yang hebat bisa menari secara kompak dengan sapi yang ada di depannya. Tentu itu bukan hal mudah, bayangin aja menuntun dua sapi biar jalan kompak dan anggun pula. Sesampainya di garis finish, kaki depan sapi diharuskan menginjak balok kayu dan tidak boleh berpindah sampai musik selesai. Kelihatannya sih mudah tapi banyak juga pawang yang gagal mengendalikan sapinya sampai sapi berjalan terlalu cepat atau tidak berjalan lurus. Setelah musik berhenti, terdapat tim juri yang menilai poin tiap peserta dengan akumulasi berdasarkan kesalahan yang dilakukan sapi peserta. Saya sendiri juga kurang tau kesalahan seperti apa yang mengurangi poin yang jelas juri pasti akan menyebutkan jumlah poin tiap peserta.

Musik Tradisional Pengiring
Dewan Juri
Untuk arena pertandingan sapi sonok ini tidak terlalu jauh atau lebar, cukup menggunakan sebagian lapangan stadion. Yang menarik perhatian disini adalah ketika melihat peserta yang akan tampil melakukan latihan di sisi lain lapangan. Kenapa saya bilang menarik ? karena setiap ada peserta yang latihan akan membawa rombongan yang main musik sehingga suasana semakin ramai. Apalagi ketika terdapat wanita biduan yang ikut dalam rombongan peserta yang latihan ini, pasti akan semakin banyak orang yang datang untuk memberikan saweran. Tenang saja ini sudah merupakan tradisi jadi tidak perlu berpikir yang aneh-aneh hahaha.
Rombongan Latihan
Budaya lokal ini sudah mendapatkan paten agar tak bisa diakui bangsa lain
Festival sapi sonok ini merupakan budaya dan tradisi Madura yang telah memiliki hak paten dari Menkumham jadi harapannya kedepan tidak akan ada bangsa lain yang mengakui budaya ini merupakan milik mereka. Sapi sonok belum mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat, sehingga piala yang diberikan kepada peserta hanya piala lokal, sedangkan karapan sapi, merupakan Piala Bergilir Presiden RI.
Asisten Pawang di Garis Finish
Saya sendiri juga kurang tahu apa hadiah dari festival sapi sonok ini karena gak mengikuti sampai akhir acara. Yang jelas sapi yang menjadi juara harganya akan naik sampai ratusan juta rupiah karena merupakan sapi terbaik yang mengikuti acara ini. Bisa dibilang saya beruntung karena dapat melihat secara langsung festival ini yang hanya diadakan sekali dalam setahun dan merasakan kemeriahan dari budaya asli Madura. kalo di event ini kita bebas mau ambil foto dari angle manapun bahkan bisa selfie sama sapinya.


Sempet Selfie Sama Sapi